Menempelkan kertas,mengulungnya dalam sebuah botol kaca
harapan:
menjadikan mawar berkelopak merah putih dan jingga dalam satu tangkai
sampai pada tepi pantai yang rindang didalam kebun bunga
menginjakkan kaki diatas matahari
memanjat bulan berdiri meneriakkan tentang satu harapan yang mustahil bahkan untuk sekadar dimisalkan...
19.4.11
26.3.11
KITA
Masih ingat pesan yang di kirim waktu itu,katanya " Bukan kecocokan yang membuat kalian terikat, justru perbedaan yang membuat kalian seperti saling mengisi satu sama lain "
Rasanya itu menjadi prinsip yang melekat dalam perjalanan panjang kita, sebenarnya mudah kita tinggal tentukan apa yang akan kita pilih, sekarang atau nanti .
urusan waktu dan Tuhan yang memastikan kita berjodoh atau tidak, hal itu tidaklah penting.
bagiku KITA harus tetap KITA sekarang nanti dan selamanya tidak akan pernah menjadi AKU tau KAU
16.3.11
Surat Cinta
Hai Kabut,,,
Mungkin aku tidak terlalu cerdas untuk bisa mengungkapkan perasaan yang telah beku di tubuhku dengan cara yang lebih baik dari ini.
Menurutmu bisa saja ini berlebihan atau kata-kata gombal telah keluar dari mulutmu,Maaf…tapi aku lelah jika dipaksa menahan rasa yang membuatku muak setiap kali harus berhadapan dengan kenyataan bahwa aku belum mengatakannya.
Asal kau tau saja aku tidak perlu memisalkanmu seperti apapun, merumpamakan cinta ini seperti samudera atau membuat prakiraan angka,karena ini tidak serumit yang kau bayangkan.
Ya…aku hanya ingin mencintaimu,hanya kamu,satu dan selamanya.
Jika keberatan,tinggalkan saja surat ini ditempat tadi kau membacanya,
tapi jika berubah fikiran kau boleh mengirimkan pesan padaku,
Salam,
Nisa Amalia
Mungkin aku tidak terlalu cerdas untuk bisa mengungkapkan perasaan yang telah beku di tubuhku dengan cara yang lebih baik dari ini.
Menurutmu bisa saja ini berlebihan atau kata-kata gombal telah keluar dari mulutmu,Maaf…tapi aku lelah jika dipaksa menahan rasa yang membuatku muak setiap kali harus berhadapan dengan kenyataan bahwa aku belum mengatakannya.
Asal kau tau saja aku tidak perlu memisalkanmu seperti apapun, merumpamakan cinta ini seperti samudera atau membuat prakiraan angka,karena ini tidak serumit yang kau bayangkan.
Ya…aku hanya ingin mencintaimu,hanya kamu,satu dan selamanya.
Jika keberatan,tinggalkan saja surat ini ditempat tadi kau membacanya,
tapi jika berubah fikiran kau boleh mengirimkan pesan padaku,
Salam,
Nisa Amalia
Ku sebut Permulaan
kita pernah merumpamakan cinta sebagai tanya yang tak pernah terjawab.
kita pun telah menuliskan semua harapan pada malammalam yang dingin.nyatanya semuanya hilang tanpa tau siapa yang memulai
kita pun telah menuliskan semua harapan pada malammalam yang dingin.nyatanya semuanya hilang tanpa tau siapa yang memulai
Ingatan Lama
a,,,
kepulan asap itu masih terasa pahit dilidahku.
ah...singkat sekali memang,
hanya kita yg mengerti ini.
kepulan asap itu masih terasa pahit dilidahku.
ah...singkat sekali memang,
hanya kita yg mengerti ini.
Rindu
Sepertinya jariku telah beku
kepalaku terlalu penuh dengan mimpimimpi tentang masa depan
dan aku melupakan kertas yang kosong bahkan aku tidak merapatkan tanganku pada tinta,
sungguh,,,aku rindu aroma imaji dalam darahku
kepalaku terlalu penuh dengan mimpimimpi tentang masa depan
dan aku melupakan kertas yang kosong bahkan aku tidak merapatkan tanganku pada tinta,
sungguh,,,aku rindu aroma imaji dalam darahku
3.12.09
18.9.09
Belum ada ending
Dalam hitungan detik tibatiba saja katakata itu diam,membiarkan nafas mendinginkan aliran darah sejenak.
menyilakanku berfikir tentang apa yg terjadi setelahnya,
menyilakanku berfikir tentang apa yg terjadi setelahnya,
13.8.09
angin
bagamatan kada basuara,lalulalang kahulukahilir matan baisukan sampai tapamalam kada baampihan.
1.4.09
tentang kata,sajak pada hujan
dan sajak mula melilit pada tubuh malam yang basah ketika aku tertidur dalam kata yang memadam dalam ruang imajinasiku,
dia larutkan semua pendeskripsian tentang kau dan waktu tentang hidup dan pengecualian,mirip permainan catur.memutarmutar kata mencari letak dalam ketepatan yang sukar dilogikakan.
dan kata mungkin tak habis sampai akhir pada sajak yang bergumul dalam setetes air hujan.
kal_teng,020409
dia larutkan semua pendeskripsian tentang kau dan waktu tentang hidup dan pengecualian,mirip permainan catur.memutarmutar kata mencari letak dalam ketepatan yang sukar dilogikakan.
dan kata mungkin tak habis sampai akhir pada sajak yang bergumul dalam setetes air hujan.
kal_teng,020409
Langganan:
Entri (Atom)
.jpg)