Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2008

RANTING RINDU

Gambar
nisa Ranting-ranting melodi melintasi lisanku,hiasi temboktembok hati menggema oleh keindahan lirik dan irama utarakan cerita lama perih yang singgah disetiap tangga-tangga nadanya membuat biola selalu setia mengiringi perjalanan panjangnya tarian dedaunan mengayun lemah lemas,terkulai di atas gersang padang membalut ceking dahan pepohonan dambakan tempias sang hujan Banjarbaru,2008

PANORAMA

Gambar
lihatlah, cahaya imajinasiku berdesakan berebut masuk kedalam dunia khayalku sketsa dan alur drama yang harmonis penuhi ruang lingkup fantasiku ku curahkan semua dengan pena dan secarik kertas ku ajak mereka menari berputar merangkai kata menjadikan satu naskah dengan skenario yang melukiskan sejuta makna bertaburanlah dilangit membentuk pelangi bias sinarnya menyatu dalam urat nadi terjebak disela-sela penjara bathinku menciptakan kekuatan dan keteguhan hati Banjarbaru,2008

Little peri

Gambar
anggun peri kecil berkejaran di jembatan pelangi setapak demi setapak dia lalui tanpa lelah mendaki satu demi satu berkas sinarnya dapatkan kembali patahan sayapnya Mataraman,2008

Mentari senja

Gambar
ku memutari pinggiran pantai memandang jauh kelaut lepas elok sinar mentari sayu kemerahan sampaikan salam,pamit untuk pulang hati kecilku berbisik indahnya senja ini, saksikan pentas drama kehidupan keindahan ciptaan Tuhan Mataraman,2008

Suatu Pagi di Halaman Sekolah

Gambar
Memandang mentari di pucuk cemara Kusangkutkan anganku di warna cahayamu Masa depan yang cemerlang Kutulis di lembar kertas yang putih Kumantapkan hatiku dari segala rintangan Kulangkahkan kaki menyusuri jalan dari rumus ke rumus Dari seluruh aksara inseklopidia pada cakrawala Kitab-kitab semesta Kupandangi warna pelangi yang membias di langit biru Awan putih beterbangan melintas angan-angan Mentari adalah harapan masa depan Yang kusangkutkan pada warna yang memancarkan jejak - jejak kakiku Mataraman, 2008

LETIH

Gambar
letih . . . lelah tlah membaur jadi satu saat terfikir olehku untuk tetap berjalan, namunku letih ingin terus berlari namunku lelah Aku bingung tak dapat berbuat apa-apa sstt . . . hanya sempat tersirat tanya apa yang harus aku lakukan ??? haruskah ku diam, haruskah ku berhenti tetap saja tak ada yang mengerti, kosong . . . aku bahkan bosan menapaki kisah hidup yang tak pernah berubah Mataraman,2008

IMPIANKU

Gambar
nisa Angin malam hadir menyapa merasuk bersembunyi disetiap sudut- sudut kulitku Hatiku berbisik, dingin mendera Gelisah menghantui langkah gontaiku Sepi tanpa hadir bulan Hening tanpa sinar bintang Kusibak pekat malam Arungi lautan impian Aku terus melangkah Meski fajar tak kunjung datang Meski dingin semakin dalam menyelimuti ragaku Hingga kutemukan seberkas cahaya sirnakan kegelisahan Mataraman,2008